Home Terbaru Subsidi BBM dan juga Pangan Terus Membengkak, Jokowi: Nahan Harga Ini Berat

Subsidi BBM dan juga Pangan Terus Membengkak, Jokowi: Nahan Harga Ini Berat

berita.ayopos.com , Update Terbaru May 25, 2022 1:18 am

TEMPO.CO, Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengklaim sampai saat ini harga bahan bakar minyak di Indonesia masih menjadi yg termurah dibandingkan negara yg lain. Jokowi mencontohkan di Singapura BBM telah seharga Rp 32 ribu per liter, Jerman Rp 31 ribu per liter, dan juga serta Thailand Rp 20 ribu per liter. 

kami ini, kami, Pertalite masih di angka Rp 7.650, Pertamax Rp 12.500, yg yg lain telah jauh sekali. Kenapa harga kami masih seperti ini? Karena kami tahan terus,” ungkap Jokowi saat memberikan pengarahan evaluasi Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia di Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 24 Mei 2022. 

Baca Juga :  [Ayopos-Berita]-Video Unggahan Teman Eril Sebelum Kejadian Eril Terseret Arus Sungai Aare, Sempat Ditolong Temannya

Jokowi menerangkan akibat berasal dari pemerintah yg terus menahan laju kenaikan BBM dunia, jumlah dana subsidi BBM yg digelontorkan serta semakin membesar. Jokowi pun mempertanyakan sampai kapan pemerintah dapat terus menahan pembengkakan subsidi tersebut. “Sehingga saya minta kementrian/lembaga, pemerintah daerah, sekali lagi memiliki sense (of crisis) yg sama. Berat, nahan harga seperti itu berat,” ungkap Jokowi. 

Baca Juga :  Puasa Senin Kamis untuk Hajat Apakah Boleh, Simak Penjelasannya

Tak cuma BBM, Jokowi menyebut kenaikan harga pangan serta sedang terjadi di dunia. Ia mencontohkan harga beras di Indonesia saat ini masih berada di angka Rp 10.700 per liter. Sedangkan di negara yg lain harganya telah 30 – 60 persen lebih mahal. 

Jokowi mengungkapkan kenaikan harga BBM dan juga serta kebutuhan pokok bakal membuat nilai inflasi naik Namun, berkat subsidi yg digelontorkan, Indonesia dapat menahan laju inflasi di angka 3,5 persen.  “Di Amerika tidak pernah (inflasi) lebih berasal dari 1 persen, sekarang coba liat telah di angka 8,3 persen, naik berapa kali lipat? Turki telah mencapai hampir 70 persen, bayangkan. kami masih di 3,5 persen,” kata Jokowi. 

Baca Juga :  Sopir Ngantuk Akibatkan Bus Masuk Jurang di Tasikmalaya, 3 Tewas

Lebih lanjut Jokowi memprediksi nilai inflasi Indonesia bakal meroket Apabila pemerintah mengurangi subsidi dan juga serta melepas BBM, gas, listrik serta kebutuhan pokok mengikuti harga keekonomian. 

M JULNIS FIRMANSYAH 

Baca serta: Jokowi Masih Menahan Kenaikan Harga BBM

 Ikuti kabar terkini berasal dari Tempo di Google News, klik di sini

Sumber Referensi & Artikel : Berbagai Sumber
Saksikan video pilihan berikut ini: